𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐥𝐢𝐤𝐮 𝐆𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐛𝐤𝐮 𝐁𝐚𝐠.𝟏𝟎 [ 𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓 ]


jam menunjukkan pukul setengah sebelas malam, dengan alasan lembur kusuruh sopirku pak yanto pulang duluan. tentu saja ini hanya akal akalan ku untuk memberi kesempatan istriku merampungkan rencana kami.


dari layar smartphone, Kulihat istriku berjalan mengikuti Joko dan yanto ke bagian belakang rumah, kuikuti pergerakan mereka lewat kamera yang melingkupi setiap jengkal bagian rumahku.


Rupanya mereka masuk ke kamar yg biasa disediakan untuk istirahat pembantu. Segera aku mencari posisi kamrea yang pas menyorot kamar itu.



Istriku, pak yanto dan pak joko duduk di kasur lantai yang kusam. yanto yang jauh lebih tua dari Joko, terlihat sudah ngaceng berat dari tonjolan di celananya. Joko yang sudah duluan menikmati memek istriku di pos jaga berkata pada yanto,


“iki loh mas, bu bos ingin dikenthu manuk buesar, katanya ndak puas manuke pak bos kwecilll hahahaha”.


Rasanya panas kupingku mendengarnya, tapi bercampur ngaceng juga merasakan ketegangan akan menyaksikan istriku dientot dua orang pekerjaku ini.


yanto tertawa dan berujar,


“wogh tenang bu, kontol mas yanto iki siap memuaskan tempikmu. Lah wong bojoku telu ning kampung, semuanya puwaassss hahahaha”


Istriku menjawab manja, “ah masa sih mas yanto? Emang punya mas yanto segede apa siiih?”


sambil matanya menatap harap pada gundukan besar di balik celana pak yanto. Kemudian pak yanto berdiri,


“siap bu, si Thole ini juga udah ora tahan”


sambil membuka celana lusuhnya di depan muka istriku. Istriku terbelalak matanya melihat kontol yanto yang lebih panjang dan lebih gendut daripada kontol Joko. Tangan kanan yanto memegang kontolnya yang sudah tegang maksimal, tangan kirinya memegang belakang kepala istriku, kemudian memukul-mukulkan kontolnya ke muka istriku


“iki mbak, perkenalkan si Thole, kontol paling perkasa di kampungku hahahaha”.


Istriku tak sabar segera menghisap si Thole. Agak kesulitan dia memasukkan seluruh kontol yanto ke mulutnya yg mungil itu. yanto menekan belakang kepala istriku,


“sik bu, pelan-pelan, nikmati keperkasaan si Thole ning mulutmu yo”.


yanto pelan-pelan mengayunkan kepala istriku ke depan sambil menggoyangkan kontolnya masuk lebih dalam ke mulut istriku. Besarnya kontol jahanam itu membuat istriku tersedak beberapa kali sehingga ludahnya meluber.


Namun tidak lama sampai istriku mulai menikmati batang raksasa itu di mulutnya. Kedua tangan istriku memeluk pantat yanto dan menekan-nekannya seakan-akan tidak rela kehilangan kontol itu dari mulutnya.



Joko tiba-tiba berkata, “sik mas, sebentar, ibuknya ditelanjangi dulu, penasaran aku karo teteknya iki loh”.


yanto tertawa dan menghentikan sementara gerakannya. Joko melepaskan kaos ketat istriku dan memelorotkan roknya sehingga terlihat jelas tubuh istriku yang membengkak dengan kulit putih bak pualam. Payudara besar nan mulus istriku diremas-remas dari belakang oleh Joko,


“wes, lanjutkan ngisepnya bu, aku pingin remes iki loh dari tadi hahahaha”.


Istriku segera meraih kembali kontol yanto dan mulai menjilat-jilat kepalanya dengan rakus. Istriku mulai meracau,


“uhhh besar banget kontolmu mas yanto, mauu...uh…”.


Joko yang sedang meremas kasar payudara istriku rupanya mulai menegang kembali kontolnya dan berusaha mengentoti istriku lagi.


yanto menukas, “Jok, kowe ojo rakus toh, kowe kan wis ngenthu ibunya, mbok ya gantian toh”.


Joko hanya nyengir, “hehehe maap mas, sik, monggo loh mas”.


Istriku mengambil posisi nungging di kasur jelek itu. yanto meremas-remas pantat indah istriku,


“silitmu ki indah tenan bu, ndak koyo silit bojo-bojoku ning kampung, podo burik hahahaha”.


Pelan-pelan yanto memegang kontolnya dan mendorongnya masuk memek istriku.


“Tahan yo mbak, nanti pasti enak tenan tempikmu ki”.


Perasaanku bercampur aduk melihat kontol raksasa itu merangsek masuk memek merah istriku. Rupanya karena sudah horny dari tadi, memek istriku sudah basah kuyup dengan pelumasnya, sehingga yanto tidak terlalu sulit memasukkan kontolnya.


Blessss…


kontol 20cm jahanam itu kini sudah terbenam sepenuhnya di dalam memek istriku. Perlahan-lahan yanto mulai maju mundur mengentoti istriku. Muka istriku terlihat seperti sedang berada di surga ke tujuh. Matanya sampai putih menahan kenikmatan kontol raksasa yang sedang keluar masuk memeknya.


Joko yang sudah tidak tahan melihat ekspresi muka cantik istriku kemudian menyorongkan kontolnya yang sudah keras maksimal ke mulut istriku,


“bu, monggo loh yang iki kowe isep juga, kesian nganggur hahahaha”.


Kini istriku menungging bak anjing birahi yang sedang menikmati kontol raksasa yanto di memeknya sambil menghisap kontol Joko. Pecahlah orgasmeku, crooott, spermaku membasahi meja kerjaku tersebut.


yanto yang merem melek keenakan memaju mundurkan pinggulnya sambil sesekali menampar pantat istriku. Terlihat bekas tangan yanto kemerahan di pantat istriku yang bulat putih bersinar karena sudah berkeringat. Kedua tangannya meraih payudara istriku yang tergantung dan meremas-remasnya dari belakang sambil meracau,


“wogh gusti, nikmat tenan lonthe ayu iki”.


benar benar Sialan, istri bosnya dianggap pelacur oleh yanto, namun ucapan kasarnya itu malah membuat kontolku sendiri menegang kembali. Aku pun mulai coli kembali sambil melihat pemandangan tubuh mulus istriku yang bergoyang maju mundur dengan kontol-kontol kotor di memek dan mulutnya.



Joko rupanya sudah tidak tahan.


“buu, aku mmma..uu.. kee...luarrr”.


Crottt!


Kedua tangan Joko menahan kepala istriku saat kontolnya memuntahkan spermanya di mulut istriku.


“Telen semua bu, telen santen kentelku ikiiiiiii”.


Istriku agak gelagapan dan tersedak menghadapi semburan sperma di mulutnya, namun terlihat dia berusaha menelan semua sperma itu melewati kerongkongannya. Istriku pun terengah-engah mencoba mengambil nafas.


yanto memperlambat genjotannya sejenak, namun rupanya istriku tidak rela kenikmatannya berkurang. Ketika yanto menghentikan gerakannya, istriku memaju mundurkan pantatnya sendiri, menggoyang kontol raksasa yanto yang sudah basah berkilat oleh cairan kewanitaannya.


yanto tertawa, “tuh Jok, liat nih, lontheku ndak rela aku brenti hahaha… silite bergerak sendiri huahahaha…. mesti marem tenan tempiknya iki kena si Thole perkasaku iki”.


Istriku terus meracau nikmat,


“ayo mas yanto, genjot memekku terus, jangan brenti mas yanto, kontoli terus maassss… ahhh….”.


Joko hanya terkekeh sambil meraih henponnya. “Sini bu biar ta rekam, nanti kowe kasi liat pak bos ya, biar dia melotot nyaksikan bojone sing lagi meteng iki dikenthu sopir sama satpam hahahaha”.


yanto pun mulai tidak sabar, diraihnya kembali pinggul istriku, dan dipercepatlah genjotannya, membuat istriku kembali meracau,


“ouugghh iya mas yanto, kontoli aku massss, sodok terus pake kontol besarmu masss… ouuhhh…”.


yanto semakin menderu nafasnya,


“hehh hehh uenak tenan tempikmu, lonthe ayuku. akh kamu ndak takut anak di perutmu kenapa kenapa”.


"akh aku ndak peduli, aku cuma pengen disodok kasar"


Pikiranku berkecamuk, bagaimana kalau terjadi dengan kehamilan istriku? Namun pikiran ini memecahkan orgasmeku, dan sekali lagi aku semburkan sperma ke meja kerjaku itu.


Istriku terus meracau, “terus genjot mas, ayo mass… biar aku keguguran… nanti tinggal bikin aku mau hamil anakmu mass...ooohhh”. yanto semakin terengah-engah,


Rupanya yanto sudah akan mencapai puncak kenikmatan dan akan menyiram calon anak di rahim istriku dengan sperma kotornya.


“lonthe ayuku, terr...rii..mmma...inn..niii...heeeeggghhh”.


yanto memeluk tubuh istriku, terlihat kontolnya berkedut sedang membanjiri rahim dan liang kenikmatan istriku dengan sperma kentalnya yang deras mengalir menyirami janin calon anak kami. Istriku pun ambruk telentang dengan tubuh yanto setengah menindihnya. Muka istriku terlihat sangat puas sekali, senyumnya yang manis menghias bibirnya,


“tahan ya mas yanto, jangan keluarin dulu kontolmu, aku masih enak ini maaas…”.


yanto pun tidak bergerak, masih menikmati orgasmenya.


Joko berujar, “tenang bu, masih kepingin tempiknya dimaremi toh, hahahaha… ada manuk-manuk ini yang siap memuaskan sepanjang malam"


maka malam itu jadilah istriku yang sedang hamil menjadi budak nafsu sopir dan satpam rumahku. namun entah kenapa aku merasakan kepuasan tersendiri ketika melihatnya.


pov hari

Ketika terbangun ternyata baru jam 3 pagi, karena perutku lapar lagi aku turun dari kamarku berjalan ke dapur untuk mengambil pengganjal perut. Diruang tamu aku mendengar samar samar ada orang bicara, kemudian aku berjalan cukup pelan keruang tamu dan ternyata ibuku tidak sendirian namun bersama pak joko dan pak yanto yang nampak sedang berbicara serius.


kedua orang itu yg ternyata sedang meremasi payudara besar ibu yg cuma menggunakan kaos ketat berwrna merah yang sudah terangkat ke atas,


aku yg melihat itu cuma bisa menggeleng-gelankan kepalanya. bagaimana awal cerita ibu bisa menjadi seperti ini.


"gila kamu jok, bu bos kamu apain kok mau kita ajak ngentot begini" tanya pak yanto heran..


"udh pak yanto nikmatin aja bu bos yg binal ini" kata pak joko merendahkan ibuku sambil lidahnya mulai menciumi leher ibu..


"sssstttttzz ahh iya nih ayo puasin aku lagi pak" jawab ibuku sambil mulai mendesah..


"emang kamu apain sih jok kok bu bos yang lagi hamil sampai bisa binal begini" tanya pak yanto sambil tangannya terus meremasi payudara ibuku..


"saya juga ndak ngapa ngapain, bisa ngentot bu  bos begini karena saya juga cuma diajak bu bos tadi pagi "jawab pak joko jujur sambil tangannya sudah melucuti baju ibuku..


"wah kamu juga baru tadi pagi to...tapi kok sudah binal begini" ucap pak yanto mulai mencium mulut mama..


"mmmmpphh sssstttzz iya pak betull kata pak yanto saya memang binal ahh" desah ibu saat pak joko sudah mulai menjilati memek ibu yg berbulu tipis dan rapih karena sering dirawat semenjak menikah dengan om gunawan.


Kini aku melihat pak yanto sudah telanjang bulat dengan kontolnya yg gemuk itu berdiri disamping ibuku, sambil tangannya tidak henti hentinya meremasi payudara yg super besar milik ibu. Sedangkan pak joko masih menggunakan pakaian lengkap mengoral memek ibu dengan lidahnya sambil jongkok dibawah ibu yg tengah duduk disofa. Aku yg melihat adegan panas mereka jadi ikut ngaceng, aku mulai mengocok kontolku sambil mengintip ibu digarap oleh pak yanto dan pak joko.


"ayo dong bu sekarang hisap kontolku ini" kata pak yanto sambil memukul-mukulkan kontolnya ke muka ibuku..


"sssstttzzz ahh iyyya pak ouhh pak truuss pak saya mau nyampe ahh yeachh ohh ssseerr creeet crrretzzz" racau ibuku menikmati orgasmenya..


"ayo sekarang gantian ibu puaskan kita berdua dengan tubuh hamil ibu yg montok ini" ucap pak joko ikut melucuti pakaiannya hingga bugil..


Dengan duduk disofa ibuku diapit dua pria yg berdiri didepannya dengan kontol yg sudah tegang,kini ibuku menurut mengocok dan mengulum kontol mereka bergantian.


"gimana pak mantep ndak hisapan bu bos yg binal ini" tanya pak joko sambil tangannya terus meremasi payudara besar ibu.


"ahh iya jok memang nikmat bener sepongan bu bos ini, apalagi susunya yg besar ini bener bener mentep" jawab pak yanto tidak mau kalah meremasi payudara ibuku..


setelah itu mereka berdua menyetubuhi ibuku secara bergantian hingga mereka berdua puas, setelah menyetubuhi ibuku pak yanto mengajak pak joko untuk pergi keluar mencari makan dan meninggalkan ibuku yg terbaring lemas disofa sendirian tanpa sehelai pakaian.


DAN BEBERAPA BULAN SETELAH ITU

Akhirnya adik kembar yg ada di perut ibuku keluar jg, meskipun lahirnya harus dibantu dengan operasi caesar yg penting adik adiku dan ibuku selamat, Kini adik dari hasil pejuh om gunawan sudah berusia 6 bulan dan dirawat sendiri oleh ibu tanpa bantuan baby sitter.


untuk asinya ibu sepertinya tidak kesulitan karena produksinya yang melimpah. bahkan sering ibu harus memeras kelebihan produksi asi yang tidak terminum oleh kedua adik bayiku itu, saat itulah aku bisa melihat langsung tetek ibu yang membengkak penuh susu dengan gurat gurat hijau disekitar pentil hitam seukuran ibu.


malam itu sekitar jam 10 aku terbangun karena mendengar suara erangan dan desahan di lantai bawah, akupun beranjak dari tempat tidurku untuk mencari sumber suara tersebut sambil mengendap-endap dan ternyata ibuku lagi dientot pak joko dan pak yanto, aku melihat ibu lagi digenjot dari belakang oleh pak joko sedangkan pak yanto menggenjot mulut ibuku. Aku tidak berani mendekat, hanya bisa melihat dan menikmati ibuku yang lagi lagi di setubuhi orang lain.


"akkhh ohh makin nikmat aja seponganmu bu akkhh iiyyyaa terruuuuss buu bos binal hisap yg kuattt" desah pak yanto menikmati sepongan mulut ibu.


"akkhh oohh aku bener bener kangen lama ndak ngentot ibu ssssssttttttzzz aahhkk giiilllaa memeknya masih rapet banget pak" erang pak joko sambil terus menyodok memek ibuku


(plokkhhplokkhhplokkhhplokkhhpllookhhceppllokkhhcepllokkhh)


"mmmmpppphhh aakkhh teeerruuss bu hisaaaapp yg kkuuaaat sayyyyyya mauu ccrroott lg bu,akkhh iyaa pak aku juga lama nabung pejuh ppaakk aaakkhh oohh aku kluar pakk


(crrot crrott croot ccrreet crreett)


teriak pak yanto mendapat orgasmenya sambil membenamkan dengan kuat kontolnya ke mulut ibu dalam dalam sampai tersedak-sedak oleh pejuhnya.


"hhheeeekkkhhggg hhhoooaaeekkhhgg akkhh pak pelan pelan dong hampir ndak bisa nafass nih saya aakhh oohh teeruuss pak joko ahh mmmmmppphh" omel ibu sambil tetap menikmati sodokan kntol pak joko dengan kedua tangannya bertumpuh pada sofa.


"oookkhh aakkhh iiyyaa bu nikmati aja sdokan kontol saya hhhaha aakkhh ohh nikmat banget memek mu bu bos binal" lenguh pak joko sambil tangannya menjambak rambut panjang milik ibu.


(plakkhplakkhhplakkplokkhhplokkhplookkcepellakkhh cepllaakhh ceplokh)


"iyaa terus pak ayo hajar aja memek istri bos yang binal ini hhehe sayang pak bos malah ndak pernah ngentot istrinya ini" ucap pak yanto duduk santai di sofa memberi semangat sambil menyulut sebatang rokok.


"sssssssttttzzzhh hhooaashh akkhh mmmpphh akh okkhh iyaaa terrrruuuuusss pak genjot memek saya, saya istri binal suuukkaa kontol orang laenn paaakk aakkhhh sssssstttzzzzzhh" racau ibu menikmati sodokan kontol pak joko.


"mmmpphhh aakkhh ahh iyyya bu nikmati aja ookkhh akhh bentaaarr lagi saaayyyaaa klluuaarr buuu akhh" racau pak joko sambil mempercepat sdokannya


"ookkhh hhhaasshh mmmmpphh ahh iyyyyaa paaakk ssaaayyaa juga maau nyammpekkkhh aaakkhh kitaa barrengann ajja" racau ibu semakin tidak karuan mendekati orgasmenya.


3 menit kemudian pak joko dan ibu akhirnya mencapai orgasmenya, pak joko menyemprotkan semua pejuhnya ke dalam memek ibu dengan kontol yg masih tertancap di memek ibu yg tengah ambruk di sofa.



"wah wah hot bener pak adegannya hhehehe gmn pak puas nda sma memeknya bu bos yang binal ini hhehe" tanya pak yanto sambil terkekeh-kekeh


"puas banget pak siip dech pokoknya memek bu  bos ini hhehe"


(plop)


jawab pak joko sambil mencabut kontolnya dr memek ibu.


"ahh masa sih pak memek saya masih rapet (hhihi) pdhal udah sering kontol bapak bapak keluar masuk memek saya lho pak(hhehe)" sahut   ibu sambil merebahkan tubuhnya di sofa.


"iya bu bener memek ibu masih rapet buktinya saya sampai crot di dalem, tapi gimana kalo sampai ibu nanti hamil? Balas pak joko sedikit ketakutan.


"ihh pak joko bisa aja kalo muji, emang kalo saya hamil kenapa pak toh sekarang saya sudah hamil 4 minggu kok (hhihi)" jawab ibu santai sambil mengelus perutnya.


aku pun terkejut begitu juga pak joko dan pak yanto yang tidak kalah kaget.


"hah ibu udah hamil lagi?" ucap mereka bersamaan


"iya pak (hhihi) emang saya belom cerita ya kalo saya sudah hamil lagi" goda ibu sambil terus mengelus perutnya.


"belom bu, emang siapa bu yg hamilin ibu" tanya pak joko penasaran


"iya bu siapa yg hamilin ibu, pak bos ya" sahut pak yanto


"bukan suami saya kok pak, saya kasih tau tapi pak joko dan pak yanto ndak boleh cerita ke siapa siapa" ucap ibu santai


"iya bu kita janji ndak bakal cerita ke siapa siapa" ucap mereka kompak.


"yang hamilin saya itu pak si slamet si tukang kebun baru itu (hhihi)" jawab ibu bangga, aku tak menyangka kalo si slamet yang baru lulus stm dan baru bekerja disini baru tiga bulan sudah berhasil menghamili ibu.


aku terus mengintip aksi mereka dan menguping pembicaraannya.


"apa bu anak ingusan itu yg hamilin? kok bisa sich bu.." tanya pak joko masih tidak percaya


"iya kok bisa sich bu si slamet yg hamilin, saya kan juga pengen hamilin ibu (hhihhi)" sambung pak yanto.


"iya apa boleh dibuat to sudah kejadian (hhehe) tapi itu semua gara gara bapak bapak juga" jawab ibu ketus


"lho kok gara gara saya dan pak yanto sih bu" balas pak joko kebingungan


"iyalah, waktu itu pas bapak bapak minta netek ke saya, terus si slamet mengetahuinya pak dan merekamnya. dia mengancam bakal nyebarin videonya kalo ndak nurutin perintahnya dan malam itu juga saya disuruh menyepong kontolnya pak dan malem berikutnya saya malah diperkosa sama dia waktu rumah lagi sepi" ucap ibu menecritakan semuanya


"oh jd gitu bu ceritanya tp sampai sekarang slamet masih merkosa ibu g? Balas pak joko


"iya pantes di perkosa lha wong binal gitu (hhehe)" sahut pak yanto cengengesan


"iya sampai sekarang, toh saya jg menikmatinya (hhhehe) bahkan waktu suami saya mandi aja saya lg di entot si slamet" (hhihhi) jawab ibu bangga


"lho di perkosa kok malah menikmati bu" sahut pak joko binggung


"iya habisnya kontol slamet gede banget pak bahkan lebih gede dari punya bapak bapak (hhhihi) jadi ketagihan deh sama kontol si slamet pak(hhehe)" jawab ibu membanggakan kontol slamet yang sudah berhasil menghamilinya itu.


"oh pantesan ibu jadi makin binal begini (hhehe) ayok pak kapan kapan lg kita garap memek istri bos yang binal ini (hhihhi)"

Ucap pak joko memakai pakaiannya setelah mendengar cerita ibu.


"ayok pak saya juga sudah puas menggenjot ibu bos (hhehe) kapan kapan aja kita genjot lagi bareng bareng ngajak si slamet" sahut pak yanto memakai pakaiannya


"tapi ingat lho pak jangan kasih tau siapa aja klo saya dihamilin si slamet (hhehe)" ucap ibu mengingatkan kembali sambil berdiri telanjang.


"beres bu rahasia bakal aman 100% tapi jangan lupa untuk siap kami entot lagi (hhehe) iya ndak pak yanto" Tanya pak joko sambil terkekeh


"iya jelas dong pak (hhaha)" sahut pak yanto terkekeh juga


"huhfftt dasar mesum, berani beraninya genjot istri bosnya (hhehe)" goda ibu sambil pergi masuk kamar.



TAMAT

ليست هناك تعليقات for "𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐥𝐢𝐤𝐮 𝐆𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐛𝐤𝐮 𝐁𝐚𝐠.𝟏𝟎 [ 𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓 ]"